-->

Bahayanya Lisan (Pembahasan Kesepuluh)

Bahayanya Lisan

يَمُوْتُ الفَتَى مِنْ عَثْرَةٍ مِن لِّسَانِهِ # وَلَيسَ يَمُوتُ الْمَرْءِ مِنْ عَثْرَةِ الرِّجْلِ
فَعَثْرَتُهُ مِنْ فَيْهِ تَرْمِىْ بِرَأْسِهِِ # وَعَثْرَتُهُ بِالرِّجْلِ تَبْرَى عَلَى الْمَهْلِِ

MATINE WONG ANOM SEBAB KEPLESET LISANE # ORA KOK MATINE SEBAB KEPLESET SIKILE.
KERONO MLESETE LISAN NEKA’AKE BALANG ENDAS # DENE MLESETE SIKIL SUWE SUWE BISO WARAS.

Pemuda bisa mati sebab terpeleset lisannya tapi tidak mati karena terpeleset kakinya.
Terpelesetnya mulut bisa melenyapkan kepalanya, sementara terpelesetnya kaki sembuh sebentar kemudian



Keterangan

Mulut bagaikan pedang yang tajam, bila di gunakan dengan benar dan dengan hati-hati maka akan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia secara umum. Tapi bila tidak hati-hati menggunakannya maka akan mengiris pemegangnya atau orang lain yang mestinya tidak boleh di iris. Maka dari itu bahaya yang ditimbulkan mulut lebih besar pengaruhnya dari bahaya yang di timbulkan oleh anggota badan selain mulut. 

Satu kali tangan memukul yang tersakiti oleh tangan tersebut hanya satu orang yang terpukul. Tapi satu kata terucap bisa menyakiti seluruh umat. 

Begitu juga satu kata yang mengadu domba bisa menimbulkan bunuh membunuh di antara seluruh warga. Kesalahan yang di lakukan mulut kamu dalam berkata bisa melenyapkan nyawamu karena di gantung, tapi kesalahan yang dilakukan kaki kamu dalam melangkah, akibatnya hanya terkilir dan jatuh.

Semoga kita dapat menjaga lisan atau mulut kita. Wal'iyaadzu billah.

#

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter