Syarah Alhikam

Berusahalah Mengetahui Aib Diri Sendiri (Al-Hikam Pasal 40)

Berusahalah Mengetahui Aib Diri Sendiri  ( Al-Hikam Pasal 40) تَشَوُّفكَ اِلىَ ما بطَنَ فيْكَ مِنَ العُيُوبِ خَيرٌ منْ تَشَوُّفِكَ الى ماحُجِبَ عَنْكَ منَ الغُيُوبِ "Usahamu untuk mengetahui cela diri yang masih ada di dalam dirimu…

Nurut-Tawajjuh [Ibadah] (Al-Hikam Pasal 39)

Nurut-Tawajjuh [Ibadah]  (Al-Hikam Pasal 39) اِهْتـَدى الرَّاحِلُوْنَ بِأَنْوَارِ التـَّوَجُّهِ والواصِلوْنَ لهُمْ اَنوارُ الموَجَّهةِ ، فاَلاَوَّلُونَ لِلاََنْوَارِ وَهٰــءـولاَءِ الاَنوَارُ لهُمْ لاَنَّهُمْ للهِ لاَ لِشيءٍ دونَهُ  قُلِ ال…

Perbedaan Pandang Orang Sudah Wushul Dengan Salik (Al-Hikam Pasal 37-38)

Perbedaan Pandang Orang Sudah Wushul Dengan Salik  (Al-Hikam Pasal 37-38) شتان بين من يستد لُّ به او يستد لُّ عليهِ . المستدلُّ بهِ عرف الحق َّ لاَهله فاَثبت الاَمرَ من وجود اَهله . والاِ ستدلالُ عليهِ من عدمِ الوُصولِ اِليهِ. وَالاَّ فَمتى…

Anggota Lahir Sebagai Cermin Anggota Batin (Al-Hikam Pasal 36)

Anggota Lahir Sebagai Cermin Anggota Batin  (Al-Hikam Pasal 36) ماَاسْـتـُودِعَ فىِ غيْبِ السَّراءـرِ ظهرَ فِى شَهادَةِ الظوَاهِرِ Apa yang tersembunyi dalam rahasia ghoib, yaitu berupa Nur ma’rifat dan nur ilahi, pasti akan ada pengaruhnya …

Permulaan Menentukan Akhirnya

Permulaan Menentukan Akhirnya (Al-Hikam Pasal 34-35) Pasal 34 مِن علاماتِ النـَّجْحِ فى النهاَياتِ الرُجُوعُ الى اللهِ فى البِدَايات "Suatu tanda akan lulusnya seseorang pada akhir perjuangannya, jika selalu tawakkal, menyerahkan kep…

Bersandarlah Kepada Allah

Al-Hikam Pasal 33 Bersandarlah Kepada Alloh ماتوَقـَّفَ مطلبٌ انتَ طَالبُهُ بِرَبِّكَ ولاتَيَسَّرَ مطلَبٌ انتَ طالبهُ بِنفسِكَ "Tidak akan terhenti suatu permintaan yang semata-mata engkau sandarkan kepada karunia [kekuasaan] Tuhanmu, dan t…

Sifatnya Dunia

Al-Hikam Pasal 32 Sifatnya Dunia لاَتسْتغـْرِبْ وقـُوعَ الاَكداَرِ مادُمتَ فى هٰذِهِ الدَّار فإنـَّهَا ماأبْرزَتْ  الاَّماهُوَ مُسْتَحِقّ ُوصْفِها وواجِبُ نَعْتِهَا "jangan heran atas terjadinya kesulitan-kesulitan selama engkau ma…

Jangan Menunggu Kesempatan (Al-Hikam Pasal 31)

Jangan Menunggu Kesempatan لاتترَقـَّبْ فُرُوغ َالاغيارِ فَاِنَّ ذٰلكَ يَقطَعكَ عن وجودِ المراقبةِ لهُ فيماَ هُوَ مقِيمُكَ فيهِ "Jangan menantikan habisnya penghalang-penghalang untuk lebih mendekat kepada Alloh, sebab yang demikian itu ak…

Semua Atas Taqdir Allah Subhanahu wa Ta'ala

Lanjutan kajian Al-Hikam karya Syaikh Ibnu Athoillah. Kali ini kita memasuki Al-Hikam Pasal 30. Langsung saja kita baca dan simak berikut ini. Al-Hikam Pasal 30 Semua Atas Taqdir Alloh مامنْ نفسٍ تـُبْدِيه الاَ ولهُ قدرٌ فيكَ يُمضيهِ…

Jangan Menuduh Allah Subhanahu wa Ta'ala (Al-Hikam Pasal 29)

Jangan Menuduh Alloh طلبُكَ منهُ اِتـِّهامٌ لهُ وطلَبُكَ لهُ غيْبَة ٌمنكَ عنـْهُ  وطلبكَ لغيرِهِ لقِلَّةِ حياءـكَ منهُ  وطلَبُكَ من غيرهِ لِوُجُودِ بُعْدِكَ عَنْهُ "Permintaanmu dari Alloh mengandung  pengertian menuduh Alloh, khawatir…

Wahai Salik!!! Jangan Berhenti Karena Godaan

Al-Hikam Pasal 28 Salik, Jangan Berhenti Karena Godaan مااَرادتْ هِمّـَة ُ سالكٍ ان تقِفَ عِندَما كُشِفَ لهاَ الاَّونادَتـْهُ هَوَاتِفُ الحقيقَةِ الَّذى تطْلُبُهُ امامكَ وَلاَ تبَرَّجَتْ ظَواهِرُالمكوّناتِ الاَّ ونادتكَ حقاَءـقهاَ انَّما نحنُ فِ…

Jangan Minta Dipindah Dari Satu Maqom ke Maqom Lain

Jangan Minta Dipindah Dari Satu Maqom Ke Maqom Lain  (Al-Hikam Pasal 27) لاتَطلُبْ منهُ ان يُخرِجكَ من حالةٍ ليَسْتعملكَ فيماَ سِواها فلوارَادكَ لاسْتَعْملك  من غير اِخرَاجٍ ."Jangan engkau meminta kepada Alloh supaya dipindahkan…

Jangan Menunda Amal

Jangan Menunda Amal Al-Hikam Pasal 26 اِحالتكَ الاَعمالِ علىٰ وجودِ الفراغِ من رعوناتِ النـَّفـْسِ " Menunda amal perbuatan [kebaikan] karena menanti kesempatan lebih baik, suatu tanda kebodohan yang mempengaruhi jiwa " …

Load More
That is All