CUC

CUC

Breaking

Thursday, 22 November 2018

Keluarkan Selalu Energi Positifmu, Niscaya Kebaikan yang Berbalik Pada Dirimu

22:46 0
Keluarkan Selalu Energi Positifmu, Niscaya Kebaikan yang Berbalik Pada Dirimu
Keluarkan Selalu Energi Positifmu, Niscaya Kebaikan yang Berbalik Pada Dirimu

Waktu itu, dalam perjalanan arah balik dari kantor Imigrasi Jl. Tendean  ke Tebet Timur, ditengah jalan ternyata hujan turun deras sekali. 

Saya terpaksa meneduh dibawah jalan layang, karena saking derasnya hujan dan ada puluhan motor melakukan hal yang sama.
Disamping saya, ada seorang ayah yang juga memarkirkan motor bebeknya. 
Ia kemudian berdiri disamping saya. 
Dia seorang ayah dengan anaknya berusia kurang lebih 10-12 tahun. 
Sang anak badan-nya sudah kuyup berdiri merapat badannya ke ayah-nya, tampaknya  kedinginan. 
Posisi kami yang disisi jalanan dan meletakan motor dipinggir jalan (raya) membuat jalanan menjadi menyempit dan menjadi agak macet bagi pengendara mobil. 
Karena deras, air menggenang naik cepat sehingga sejajar trotoar tempat kami berdiri.

Tiba-tiba, ada mobil *Avanza* melaju dengan kecepatan tinggi di dekat kami. 
Hal itu membuat siraman air kotor muncrat membasahi hingga tubuh kami.
Semua orang menghujat seketika.
Termasuk saya dan sang anak kecil di samping ayahnya tadi !.

Nampak sang ayah berusaha menenangkan anaknya. 
Saya yang berdiri disampingnya tak kuasa untuk tidak mendengarkan percakapan ayah dan anak ini.

_"Sudah nak, jangan marah-marah memaki begitu, gak baik itu, hayo sabar dan memaafkan"_ kata ayahnya santun walupun separuh kakinya juga terkena muncratan air.

_"Tapi dia kurang ajar, Pa !"_  dia kotori orang-orang, si anak berargumen. 
_"Sombong bener pakai mobil tanpa menghargai orang"_

_"Ya sudah, selesaikan marahnya ya._ 
_Marah dan memaki itu tidak pernah menyelesai-kan masalah"_  sang ayah berkata tetap dengan nada santun.
_"Begini Nak, kita marah itu mengeluarkan *energy negative* dari diri kita._
_Ingat, dunia ini bulat ...... dan ingat satu lagi *energy itu kekal.*_
_Sekali energy itu tercipta, mereka akan terus ada dan karena kehidupan itu berputar, energy itu akan *kembali ke diri kita sendiri*"_

_"Apa yang kamu *berikan* pasti akan *kembali* lagi ke kamu._
_Jadi kalau kamu memberikan *kebaikan* kepada semesta, kepada orang lain, sesungguhnya kamu memberikan *kebaikan kepada diri kamu sendiri.*_
_Kalau kamu memberikan energy *negative* kepada orang lain, sesungguhnya kamu sedang memberikan *"kesialan"* dalam hidupmu"._

Saya terdiam termangu mendengarkan dan sang ayah melanjutkan.

_"Mulai sekarang kamu harus bisa mengeluarkan *energy hanya yang positif saja*_
_Misalnya, *doakan* orang tadi agar selamat sampai di rumah._
_Ingat selalu *Ikhlas* dalam berdoa, *ikhlas itu energynya positif.*_
_*Doakan* semua orang yang berteduh di sekeliling sini juga agar selamat sampai dirumah dan tidak terkena penyakit"._

_*'Doakan* pengemis dipinggir jalan._
_*Doakan* apa yang kamu lihat._ 
_*Doakan* anak sekolah yang baru pulang._
_*Doakan* tukang sapu jalanan._
_*Doakan anak2 yatim-piatu yang sangat membutuhkan bantuan mu*_
_*Jadi semua yang kamu lihat doakan.*_
_Percayalah hidupmu akan *lurus, mudah, dan selamat dunia akhirat".*_

_"Mama mu juga demikian, bahkan selagi menanak Nasi dia *berdoa*, dia ucapkan doa baik buat *Petani yang menanam, doakan Pedagang yang berjualan, doakan Pengendara yang membawa beras ini, doakan Petani yang menggiling padi menjadi beras".*_

_"Bahkan Ikan yang dimasakpun mama selalu mendoakan, sehingga *apa yg kita makan sudah di syukuri sudah di ikhlaskan*, sudah di seimbangkan._
_Kamu ngerti kan ?"_

Sang ayah mencoba menekankan perkataannya agar si anak faham.

Anak tadi termangu, begitupun saya yang turut mendengar.
Tak lama ayahnya menerima telpon tanpa saya jelas mendengar percakapanya, hanya beberapa kata terdengar oleh saya :  ....... _"Iya, saya dibawah fly over, iya, iya, iya ..."._  hanya itu yang saya dengar.
_"Berapa ?  ....... 5 menit, iya kami tunggu"._

Hujan tidak reda juga dan enam menit kemudian, sebuah *Alphard* warna hitam tepat berhenti didepan mereka dan pintu terbuka. 
_"Mamaaa .....!!!!"_  kata sang anak sambil naik kemobil tersebut. 
Kemudian supir mobil tersebut keluar, bertukar posisi dengan sang ayah. 
Sang supir membawa motor dan sang ayah mengemudikan mobil tersebut.

Saya termangu lama menyaksikan fenomena ini, ada beberapa orang juga yang memperhatikan seperti saya. 
Sang ayah santun sekali, karena kami semua *disapa* dengan kalimat, _"permisi, mohon maaf ya, kami duluan, permisi"_. 
Hampir ke semua orang yang ada disekitar dia dan ada beberapa yang dia salami.

Melihat itu pikiran saya melayang, eehhhmmm ....... rupanya ini *TRAINING DAY* sang ayah ke anaknya untuk melihat sisi lain dari kehidupan, entah mengapa saya merasa malu, saya tutup wajah saya dengan helm, saya senang sekali pelajaran *parenting* yang diajarkan olehnya ke anaknya. 

Saya berkata dalam hati, _*"Terima kasih yaa Allah ..... Alhamdulillah, hari yang luar biasa untuk  pelajaran Mu yang didapat"*_

*Berpikir dan berkata positif tentang orang lain ataupun untuk diri sendiri itu penting...Karena pikiran positif dan perkataan positif akan kembali kepada dirimu sendiri.* . . . 

Barakallahu fiikum🙏🏽🙏🏽

Monday, 19 November 2018

Selamat Natal? Inilah yang dimaksud, TOLERANSI BERAGAMA!!!

16:23 0
Selamat Natal? Inilah yang dimaksud, TOLERANSI BERAGAMA!!!
Selamat Natal? Inilah yang dimaksud, TOLERANSI BERAGAMA!!!

Berhubung waktu Natal atau Tahun Baru Masehi sudah dekat. Tdk ada salahnya mulai kini sudah mengingatkan sesama Muslim
Selamat Natal, hukum selamat Natal, toleransi beragama
Inilah yang dimaksud, TOLERANSI BERAGAMA

 Indahnya saling mengingatkan. 
    Menjelang NATAL..

*Muslim* : "Bagaimana natalmu? " 

*David*   :
 "Baik, kau tidak mengucapkan selamat natal padaku.?" 

*Muslim* : 
"Tidak, Agama kami menghargai toleransi antar agama, termasuk agamamu. Tapi urusan ini, agama saya melarangnya.!"

*David* : 
"Tapi kenapa..? Bukankah hanya sekedar kata2..? 

*Muslim* :
"Benar....
Saya mejadi muslimpun karena hanya sekedar kata2, yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat.

Saya halal menggauli istri sayapun, karena hanya sekedar kata2 yaitu akad nikah, dan....

Istri saya yg sa'at ini sedang halal saya gaulipun bisa kembali menjadi haram atau zina jika saya mengucapkan kata talak atau cerai, padahal hanya sekedar kata2.

*David* :
"Tapi teman2 muslimku yang lain mengucapkannya padaku..?" .

*Muslim* :
 "Ooh...mungkin mereka belum faham dan mengerti.
 Ohya, bisakah kau mengucapkan dua kalimat Syahadat David?! "

*David* : 
"Oh tidak, saya tidak bisa... Itu akan mengganggu Keimanan saya..!" 

*Muslim* : 
"Kenapa? Bukankah hanya kata2 toleransi saja? Ayo, ucapkanlah..!!"

*David* : 
" Ok ok..sekarang, saya paham dan mengerti.." 

Inilah yang menyebabkan BUYA HAMKA, memilih meninggalkan jabatan Dunia, sebagai Ketua MUI. ketika didesak pemerintah untuk mengucapkan ;

         "SELAMAT NATAL"

Meskipun anggapan, hanya Berupa kata-kata keakraban. 

Atau sekedar toleransi. namun disisi Allah, nilainya justru menunjukkan kerendahan AQIDAH.

Banyak sekali muslim, yang tidak faham, dan tidak mau mengerti akan konsep ilmu Agama, yang disisi lain, mereka faham akan ilmu2 umum. yang sifatnya tiada kekal, tidak ada gunanya, untuk keselamatan AKHIRATnya yang Abadi nanti. 

Bila Pesan ini, bisa ditularkan ke yang lain, berarti kita telah berda'wah kepada orang banyak. 

Selamatkan Aqidah keluarga kita dan Saudara Muslim lainnya.

   "Lakum diinukum, waliyadiin" *ntukmu agamamu dan untukku agamaku.*(QS. Alkafirun)

        ## 💖🌺🌸 ## 

(sumber: Group WA Mbah Ngarip Tmg)

Tuesday, 30 October 2018

Kenapa (mesti) menghafal Al Quran? Karena ...

00:05 0
Kenapa (mesti) menghafal Al Quran? Karena ...
Kenapa (mesti) menghafal Al Quran? Karena ...

✋🏻كلّ الناس سواسية

Semua manusia sama

✋🏻 فى مقامٍ واحد يوم القيامة
✋ Derajatnya sama di hari Kiamat

👌🏻إلا حافظ القرآن
👌 Kecuali hafidz Alquran

👌🏻مع الملائكة..!
👌 Bersama para malaikat..!

👌🏻مع السفرة، الكرام، البررة 
👌 Bersama para malaikat yang mulia dan baik

✋🏻كل النّاس يفرّون 
✋ Semua manusia berlari..

✋🏻من بعضهم يوم القيامة!
✋ Satu sama lain di hari Kiamat!

👌🏻إلا حافظ القرآن 
👌 Kecuali hafidz Alquran

👌🏻يبحث عن والديه ؛
👌 Ia mencari kedua orang tuanya

👌🏻ليلبسهم تاج الوقار 👑
👌 Untuk dikenakan mahkota kehormatan 👑

 ✋🏻تعبك مع القرآن في حفظه وتجويده حتى وإن لم تظهر آثاره عند معلمك ومعلمتك
✋ Lelahmu bersama Alquran saat menghafalnya , memperbaiki bacaan untuknya, walaupun tidak ada apresiasi dari gurumu, karena akan di bayarkan Alloh Azza wajalla 

☝🏻حقه محفوظ عند الله
✋ Adalah hak yang terpelihara di sisi Allah
Bagimu wahai penghafal Al Quran 

✋🏻لا يكتفى القرآن بإيصالك للجنة
بل لايزال معك فيها تقرأوه حتى تصل لأعلى درجاتها

 (اقرأ، وارتَقِ، ورتِّل)
✋ Tidak cukup Alquran hanya mengantarkanmu ke surga
Namun ia selalu bersamamu sampai ke derajat tertinggi
(Bacalah, naiklah, tartillah)

  ‏✋🏻لو علم المقصر مع القرآن 
ما الذي ينتظره من نعيم حين يشرع في التلاوة ماتردد والله لحظة ..!!
✋ Andai pemalas tahu apa yang menunggunya yang berupa kenikmatan dikala membacanya, demi Allah, ia tidak akan ragu sekejap pun.

✋🏻القرآن ضد كل أوجاع الحياة ..
✋ Alquran melawan semua keperihan hidup.

"القرآن" 
👌🏻يروى روحك ويُلملم شتآت قلبك 
✋ Alquran menghilangkan dahaga rohanimu dan menyatukan serpihan-serpihan hatimu

‏✋🏻لا مجلس يجارى نعيم الحلقات والتلاوات الشجية تترنم حولك بروحانية ..
ولا حب يناوش مودة أهل القرآن
✋ Tak ada majlis seindah halaqah Alquran, tilawah yang merdu, yang berdengung di sekitarmu oleh ruhnya
Dan tiada cinta sebanding dengan cintanya ahlul quran.

☝🏻اللهم ارزقنا حفظ كتابك 
☝ Allah, karuniakan kami membaca dan menghafal  kitab-Mu

☝🏻والعمل به وتدبر اياته 
☝ Mengamalkannya dan mentadabburi ayat-ayatnya

☝🏻على الوجه الذي يرضيك عنا
☝Sesuai dengan apa yang Kau ridhai

☝🏻 واجعله جليسنا وانيسنا 
☝Jadikan ia sebagai teman dekat dan kekasih kami

☝🏻وارزقنا اخلاص النيه 
☝ Karuniakan kami keikhlasan niat

☝🏻وارزق ذريتنا حفظه
☝ Karuniakan keturunan kami menghafalnya

☝🏻 وقر اعيننا واجعلنا ممن يلَبسون 
☝ Jadikan ia sebagai kebahagiaan kami dan jadikan kami termasuk yang mengenakan mahkota

☝🏻ويُلبسون تاج الوقار برحمتك يالله
☝ Mahkota kehormatan dengan rahmat-Mu, ya Allah

👇🏻👇🏻👇🏻
 ‏*القرآن القرآن القرآن
👌🏻قال ابن قدامة رحمه الله :
" ويُكره أن يؤخر ختمة القرآن أكثر من أربعين يوما ؛  " 
👌 Alquran Alquran Alquran
Ibnu Qudamah berkata, "Ia tidak suka mengkhatamkannya lebih dari 40 hari."

👌🏻وقال القرطبي رحمه الله :
" والأربعين مدة الضعفاء وأولي الأشغال "
👌 Alqurthubi berkata, "40 hari adalah masanya orang-orang lemah dan sibuk." Kalau bisa lebih cepat lebih baik 

👌🏻كم من شهور وأربعينات تنقضي ؟ ترتجف لها القلوب لو عقلناها !
👌 Betapa banyak bulan-bulan berlalu dan sirna? (Tanpa Alquran) Andai kita mengerti, pasti hati gemetar!

👌🏻من بركة القرآن 
أن الله تعالى يبارك في عقل قارئه وحافظه . .
👌 Diantara keberkahan Alquran bahwa Allah berkahi akal orang yang membaca dan menghafalnya.

* فعن عبد الملك بن عمير : 
' ( كان يقال إن أبقى الناس عقولا قراء القرآن ) ، 
Dari Abdul Malik bin Umair, "Dikatakan bahwa orang yang paling bertahan akalnya adalah para pembaca dan penghafal Alquran."

- وفي رواية :
' ( أنقى الناس عقولا قراء القرآن ) '
Riawayat lain, "Orang paling bersih akalnya adalah pembaca dan penghafal Alquran.'

👌🏻وقال القرطبي رحمه الله :
من قرأ القرآن مُتّع بعقله وإن بلغ مئة !
👌Qurthubi berkata, "Siapa membaca dan menghafal Alquran ia akan menikmati akalnya walau umurnya sampai 100 (tahun)."

👌🏻وقد أوصى الإمام إبراهيم : المقدسي تلميذه عباس بن عبد الدايم - رحمهم الله :
( أكثر من قراءة القرآن ولا تتركه ، فإنه يتيسر لك الذي تطلبه  على قدر ما تقرأ ) ؛ 

👌 Imam Ibrahim Almaqdisi menasihati muridnya, Abbas bin Addayim, "Perbanyaklah membaca Alquran dan jangan tinggalkan. Sesungguhnya apa yang kamu minta akan menjadi mudah sebatas apa yang kamu  baca dan kamu hafalkan 

👌🏻وقال ابن الصلاح رحمه الله :
- ورد أن الملائكة لم يعطوا فضيلة قراءة القرآن ، ولذلك هم حريصون على استماعه من الإنس !
👌Ibnu Shalah berkata, "Diriwayatkan bahwa malaikat tidaklah dikaruniai kemuliaan membaca dan menghafal Alquran. Makanya mereka sangat ingin selalu mendengarnya dari manusia." 

👌🏻وقال أبو الزناد :
' ( كنت أخرج من السّحَر  إلى مسجد رسول الله صلى الله عليه وسلم فلا أمر ببيت إلا وفيه قارئ ) ؛ 
👌Abu Zunad berkata, "Di waktu sahur aku keluar menuju masjid Rasulullah saw, dan aku tidak melewati rumah kecuali disana ada yang sedang membaca Alquran."

👌🏻وقال شيخ الإسلام رحمه الله :
( ما رأيت شيئا يغذّي العقل والروح ويحفظ الجسم ويضمن السعادة أكثر من إدامة النظر في كتاب الله تعالى ) ؛ 
👌 Syaikhul Islam berkata, "Aku tidak melihat sesuatu yang memberi asupan kepada akal, menjaga fisik, dan memberi kebahagiaan lebih banyak ketimbang berlama-lama memandangi Alquran."

👌🏻فتعلق بالقرآن أخي الحبيب تجد البركة . . 
- قال الله تعالى في محكم التنزيل : 
" كتاب أنزلناه إليك مبارك  ليدبروا آياته "
👌 Maka kuatkan hubungan dengan Alquran saudaraku niacaya kamu akan mendapat keberkahan.
Allah berfirman, "Kitab yang kami turunkan yang penuh berkah agar kalian tadabburi ayat-ayatnya.

👌🏻وكان بعض المفسرين يقول :
- ( اشتغلنا بالقرآن فغمرتنا البركات والخيرات في الدنيا ) ؛ 
👌 Seorang mufassir berkata, "Kami sibuk dengan Alquran maka kami mendapatkan limpahan keberkahan dan kebaikan di dunia."

👌 Yang mengajak kepada kebaikan seperti yang melakukannya. 

Barangkali ada orang yang menjadi rajin membaca Alquran karena ajakan mu , maka anda akan mendapatkan pahala karenanya, tanpa mengurangi pahalanya

Sunday, 28 October 2018

Suami Ideal Selalu Mendoakan Kebaikan Bagi Anak Dan Istrinya

19:57 0
Suami Ideal Selalu Mendoakan Kebaikan Bagi Anak Dan Istrinya
💦 Suami Ideal Selalu Mendoakan Kebaikan Bagi Anak Dan Istrinya

Termasuk sifat hamba-hamba Allah Ta’ala yang beriman adalah selalu mendoakan kebaikan bagi dirinya dan anggota keluarganya. Allah Ta’ala berfirman:

{وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا}

_“Dan orang-orang yang berkata: “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam (panutan) bagi orang-orang yang bertakwa”_  (QS al-Furqaan: 74).

Dalam hadits yang shahih, ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menjelaskan tentang kewajiban seorang suami terhadap istrinya, diantaranya: _“…Dan tidak mendokan keburukan baginya”_ (HR. Abu Daud no 2142).

Maka kepala keluarga yang ideal tentu akan selalu mengusahakan dan mendoakan kebaikan bagi anggota keluarganya, istri dan anak-anaknya, bahkan inilah yang menjadi sebab terhiburnya hatinya, yaitu ketika menyaksikan orang-orang yang dicintainya selalu menunaikan ketaatan kepada Allah Ta’ala. (Sumber: Group WA)

Hidayah Hanyalah Milik Allah Ta’ala

19:47 0
Hidayah Hanyalah Milik Allah Ta’ala
💦 Hidayah Hanyalah Milik Allah Ta’ala

Pendidikan anak merupakan sebuah permasalahan yang mau tidak mau harus dipelajari seorang calon orang tua atau bahkan seseorang yang sudah menjadi orang tua. Karena anak merupakan investasi jangka panjang kedua orang tuanya. Jika kedua orang tua salah dalam menerapkan pendidikan kepada anaknya, maka investasinya pun akan rusak atau bahkan hancur. Mendidik anak juga merupakan kewajiban yang Allah Ta’ala bebankan kepada kedua orang tua. Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

_“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”_ (QS. At Tahrim [66] : 6)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa aallam bersabda,

كُلُّكُمْ رَاعٍ ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالرَّجُلُ رَاعٍ في أهلِهِ وَمَسؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ ، وَالمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ في بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْؤُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا…

_“Setiap kalian merupakan pemimpin dan akan ditanya atas apa yang dia pimpin. Seorang lelaki merupakan pemimpin bagi keluarganya dan dia pun akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang wanita merupakan pemimpin di rumah suaminya dan dia pun akan ditanya tentang kepemimpinannya … ”_ (HR. Bukhari no. 2554 dan Muslim no. 1829)


Hidayah hanyalah Milik Allah Ta’ala

Hal pertama yang harus kita ketahui sebagai orang tua (ayah dan ibu) adalah bahwa Sang Pemberi Hidayah hanyalah Allah Ta’ala. Usaha yang ayah dan ibu lakukan adalah sekedar mengambil sebab dan menunaikan kewajiban yang Allah Ta’ala bebankan kepada kita, para orang tua. Selebihnya adalah hak Allah Ta’ala karena Dia-lah yang akan memberikan hidayah kepada siapa saja yang dikehendaki Nya. Allah Ta’ala berfirman,

مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

_“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi.”_ (QS. Al–A’raf [7]: 178)

فَإِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَاتٍ

_“Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberikan petunjuk siapa yang dikehendaki-Nya. Maka janganlah kamu berlebihan dalam bersedih terhadap mereka.”_ (QS. Faathir [35]: 8)

وَلَوْ شِئْنَا لَآَتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدَاهَا

_“Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami akan berikan petunjuk kepada tiap-tiap jiwa.”_ (QS. As–Sajdah [32]: 13)

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَآَمَنَ مَنْ فِي الْأَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا

_“Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah semua orang yang ada di muka bumi ini beriman seluruhnya.”_ (QS. Yunus [10]: 99)

يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَنْ يَشَاءُ

_“Allah memberikan petunjuk kepada cahaya-Nya bagi siapa yang Dia kehendaki.”_ (QS. An–Nuur [24]: 35)

وَاللَّهُ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

_“Dan Allah memberikan petunjuk siapa yang dikehendaki Nya kepada jalan yang lurus.”_ (QS. An–Nuur [24]: 46)

Dan masih banyak firman Allah yang lainnya. Wallahu a'lam bish-shawaab.

Sumber: 🏡 Group WhatsApp 🏡

Tuesday, 11 September 2018

Perawatan Jenazah BAB IX. MEMANDIKAN MAYYIT

03:45 0
Perawatan Jenazah BAB IX. MEMANDIKAN MAYYIT
Perawatan Jenazah BAB IX. MEMANDIKAN MAYYIT

- Jika sudah meninggal, maka orang-orang yang ada di sekitarnya harus segera memandikannya.

- Dalam memandikan mayyit, harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Memandikan tiga kali atau lebih, sesuai dengan yang dibutuhkan
2. Memandikan dengan jumlah ganjil
3. Mencampur sebagian dengan sidr, atau yang bisa menggantikan fungsinya seperti sabun
4. Mencampur mandi terakhir dengan wangi-wangian seperti kapur barus/kamper dan ini lebih afdhal. (terkecuali jika yang meninggal sedang melakukan ihram maka tidak boleh diberi wangi-wangian)
5. Ikatan rambut harus dibuka, lalu rambut dicuci dengan baik.
6. Menyisir rambut
7. Mengikat mejadi tiga bagian untuk rambut wanita, lalu mebentangkan ke belakangnya
8. Memulai memandikan dari bagian kanannya dan anggota wudhunya dan anggota wudhunya
9. Laki-laki dimandikan oleh laki-laki juga, dan wanita dimandikan oleh wanita juga. (Terkecuali bagi suami-istri, boleh saling memandikan, karena ada dalil sunnah yang memperkuat amalan ini)
10. Memandikan dengan potongan-potongan kain dalam keadaan terbuka dengan kain di atas tubuhnya setelah membuka semua pakaiannya
11. Yang memandikan mayyit adalah orang yang lebih mengetahui cara penyelenggaraan mayat/jenazah sesuai dengan sunnah Nabi صلی الله عليه وسلم, lebih-lebih jika termasuk kerabat keluarga mayyit

- Yang memandikan mayyit akan mendapatkan pahala yang besar jika memenuhi dua syarat berikut:
1. Menutupi kekurangan yang ia dapati dari mayyit dan tidak menceritakan kepada orang lain
2. Ikhlas karena Allah semata dalam mejalankan urusan jenazah tanpa mengharapkan pamrih dan terima kasih serta tanpa tujuan-tujuan duniawi. Karena Allah tidak menerima amalan akhirat tanpa keikhlasan semata-mata kepada-Nya.

- Danjurkan bagi yang memandikan jenazah supaya mandi. (Tidak diwajibkan).

- Tidak disyariatkan memandikan orang yang mati syahid di medan perang, meskipun ia gugur dalam keadaan junub.

Perawatan Jenazah Bab VIII: PUJIAN ORANG TERHADAP MAYYIT

03:39 0
Perawatan Jenazah Bab VIII: PUJIAN ORANG TERHADAP MAYYIT
Perawatan Jenazah Bab VIII: PUJIAN ORANG TERHADAP MAYYIT
- Pujian baik terjadap mayyit dari sekelompok orang-orang muslim yang benar-benar, paling kurang dua orang di antara tetangga-tetangganya yang arif, shalih dan berilmu dapat menjadi penyebab masuknya mayyit ke dalam surga.

- Jika kematian seseorang bertetapan dengan gerhana matahari atau bulan, maka hal itu tidak menunjukkan sesuatu. Sedangkan anggapan bahwa hal itu merupakan tanda-tanda kemualian si mayyit adalah khurafat jahiliyah yang bathil.